Sabtu, 28 Maret 2015

Bahasa Inggris Bisnis 2


Nama   : Isna Isniyati 
Kelas   : 3EB12
NPM    : 23212850

MEMO


Apa itu memo ?

Sebuah memo atau memorandum adalah :
o     Dokumen dalam bentuk tulisan di kertas
o     Digunakan untuk berkomunikasi dalam organisasi
o     Biasanya pendek
o     Berisikan Untuk/Kepada, Dari , Tanggal, Judul,  and Isi Pesan
o     Tidak perlu untuk ditandatangani, tapi kadang-kadang memiliki nama pengirim di bagian bawah untuk menjadi lebih ramah, atau nama lengkap pengirim agar lebih formal .Jika ragu, mengikuti gaya perusahaan anda.

Mengapa menulis memo ?

Catatan yang berguna dalam situasi di mana pesan teks atau e-mail yang tidak cocok .Misalnya, jika anda akan mengirim sebuah objek, seperti sebuah buku atau kertas yang harus ditandatangani, internal melalui kantor pos, anda dapat menggunakan sebuah memo sebagai penutup semua untuk menjelaskan apa yang harus dilakukan penerima.

Bagaimana menulis memo

Memo harus memiliki bagian dan konten sebagai berikut :
1.      Bagian “untuk” mengandung nama dari penerima. Untuk catatan informal, penerima  diberikan nama singkat misalnya “ untuk: Andy “. Untuk lebih formal, catatan menggunakan nama lengkap si penerima. Jika penerima adalah di lain departemen, maka menggunakan nama lengkap dan departemen nama. Hal ini biasanya tidak perlu untuk menggunakan Tn, Ny, atau Nn kecuali memo sangat formal.
2.      Bagian  “dari” mengandung nama pengirim. Catatan untuk bentuk informal, cukup diberikan nama singkat misalnya “Dari : Bill“.Untuk lebih banyak catatan resmi, biasanya menggunakan nama lengkap pengirim. Jika penerima berada di departemen lain maka, menggunakan nama lengkap dan nama departemen. Hal ini biasanya tidak perlu untuk menggunakan Tn, Ny maupun Nn kecuali memo yang sangat formal.
3.      Bagian “Tanggal”. Untuk menghindari kebingungan antara sistetangg Inggris dan Amerika tulis bulan sebagai kata atau singkatan; misalnya' Januari ' atau ' Jan.
4.      Bagian Judul
5.      Isi Pesan
Kecuali memo adalah catatan singkat , sebuah pesan memo harus terorganisir dengan baik  yang  mengandung uraian berikut :
·         Situasi - pengenalan atau tujuan dari memo
·         Masalah ( opsional ) - misalnya: ' sejak dengan berpindah ke kantor baru di kowloon bay , staf mengalami kesulitan untuk menemukan sebuah di dekatnya tempat untuk membeli makan siang . '
·         Solusi ( opsional ) - misalnya: “ menyediakan oven microwave di dapur akan memungkinkan staf untuk membawa dengan cara mereka sendiri  dan memanaskan ulang makanan mereka . “
·         Tindakan - ini mungkin yang sama dengan solusi atau bagian dari solusi yang harus dijalankan. Misalnya  “ Kami akan sangan menghargai jika anda memgotorisasi hingga $3000 “
·         Kesopanan – Anda ingin menghindari penerima menolak untuk mengambil  tindakan maka merupakan hal yang penting untuk mengakhiri dengan ungkapan yang  sopan misalnya, “sekali lagi, terima kasih atas dukungan anda” , atau lebih secara informal  “terima kasih “ .

6.      Tanda Tangan
Hanya tambahan


Sabtu, 17 Januari 2015

DAFTAR PUSTAKA

1. Pengertian Daftar Pustaka

Daftar pustaka (bibliografi) merupakan sebuah daftar yang berisi judul buku-buku, artikel-artikel, dan bahan-bahan penerbitan lainnya, yang mempunyai pertalian dengan sebuah karangan (contohnya: thesis). Melalui daftar pustaka yang disertakan pada akhir tulisan, para pembaca dapat melihat kembali pada sumber aslinya. Pemilihan daftar pustaka ini harus benar-benar sesuai dengan pokok permasalahan yang dibahas dalam makalah. Mahasiswa, Dosen, Siswa tidak boleh mencantumkan nama/judul buku, artikel/jurnal serta dokumen lainnya baik cetak maupun internet yang tidak terdapat dalam daftar pustaka ini.

Mengingat arti Penting dari bagian karya ilmiah yang satu ini, maka mahasiswa, dosen,siswa maupun masyarakat umum lainnya perlu mengetahui Cara dan Teknik Penulisan Daftar Pustaka yang baik dan benar. 

2. Cara Membuat Daftar Pustaka

Adapun beberapa ketentuan serta aturan cara Penulisan Daftar Pustaka yang baik dan benar yaitu :
-Tulis nama pengarang (nama pengarang bagian belakang ditulis terlebih dahulu, baru nama depan)
-Tulislah tahun terbit buku. Setelah tahun terbit diberi tanda titik (.)
-Tulislah judul buku (dengan diberi garis bawah atau cetak miring). Setelah judul buku diberi tanda titik (.).
-Tulislah kota terbit dan nama penerbitnya. Diantara kedua bagian itu diberi tanda titik dua (:). Setelah nama penerbit diberi tanda titik
-Apabila digunakan dua sumber pustaka atau lebih yang sama pengarangnya, maka sumber dirilis dari buku yang lebih dahulu terbit, baru buku yang terbit kemudian. Di antara kedua sumber pustaka itu dibutuhkan tanda garis panjang.


Sedangkan untuk Cara Penulisan Daftar Pustaka dan teknik Penulisan Daftar Pustaka dibedakan berdasarkan sumbernya yaitu sumber dari Jurnal , buku, Internet, Peraturan Pemerintah , Perundang-undangan, Makalah, Karya Tulis serta Surat Kabar / Koran. 

3. Contoh Daftar Pustaka

Contoh Penulisan Daftar Pustaka dari Internet :
  • Hatta M.2004. Yang Terlarang dalam Berkarier. http://www.sdmlink.com/page/artikel/?act/detil/aid/42

Contoh Daftar Pustaka dari Buku : 
  • Buku ditulis satu Orang

    Christensen R.2006. Roadmap to Strategic HR - Turning A Great Idea into A Business Reality. New York : Amacom
  • Buku ditulis dua Orang

    Newman WH and E. Kirby Warren.1977. The Process of Management, Concept, Behaviour and Practice. New Delhi : Prentice Hall of India Private Ltd.
  • Buku ditulis lebih dari dua orang

    Ghiselli E. et al 1981. Measurement Theory for The Behavioral Sciences. San Francisco : WH. Freeman and Company

Sumber :



KUTIPAN

1. Pengertian Kutipan 

Kutipan adalah gagasan, ide, pendapat yang diambil dari berbagai sumber. Proses pengambilan gagasan itu disebut mengutip. Gagasan itu bisa diambil dari kamus, ensiklopedi, artikel, laporan, buku, majalah, internet, dan lain sebagainya. Sedangkan menurut saya kutipan dalah suatu pengambilan tulisan dari beberapa sumber demi melengkapi suatu tulisan.

2. Cara Mengutip 

a. Kutipan lansung yang panjangnya tidak lebih dari empat baris, caranya adalah:
- kutipan  diintegrasikan lansung dengan teks
- jarak antara baris dengan baris dua spasi
- kutipan itu diapit dengan tanda kutip
  - sesudah kutipan selesai kutipan diberi nomor urut penunjukan setengah spasi ke atas atau    
    dalam kurung ditempatkan nama singkat pengarang dan nomor halaman tempat terdapat   
    kutipan itu.
 Ada beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu pada tiap bab akan dimulai dengan nomor urut 1, pada penunjuk pertama nama pengarang harus disebut secara lengkap, sedangkan penunjuk yang selanjutnya dalam bab tersebut cukup dengan menyebut nama singkat pengarang, ditambah penggunaan singkatan ibid., op. cit.,atau loc. Cit. Sebaliknya bila nomor urut penunjuk berlaku untuk seluruh karangan, maka hanya untuk penyebutan pertama, nama pengarang ditulis secara lengkap, lalu penyebutan selanjutnya mempergunakan singkatan.
                               
b. Kutipan langsung yang lebih dari empat baris, caranya adalah:
- kutipan dipisahkan dari teks dalam jarak 2,5 spasi
- jarak antara baris dengan baris kutipan satu spasi
- kutipan boleh diapit atau boleh tidak diapit dengan tanda kutip
  - sesudah kutipan selesai diberi nomor urut penunjukan setengah spasi ke atas atau dalam   
    kurung ditempatkan nama singkat pengarang, tahun terbit, dan nomor halaman tempat  
    terdapat kutipan itu
  - seluruh kutipan itu dimasukkan ke dalam  5-7 ketikan,  bila kutipan itu dimulai dengan alinea  
    baru, maka baris pertama dari kutipan itu dimasukkan lagi dalam 5-7 ketikan.
   Kadang terjadi bahwa dalam kutipan itu terdapat lagi kutipan. Dalam hal ini dapat ditempuh dua cara, yaitu:
1   .  Mempergunakan tanda kutip ganda {“. . .”} bagi kutipan asli dan tanda kutip tunggal{‘. . .’} bagi   
        kutipan dalam kutipan itu, atau sebaliknya;
2    . Bagi kutipan asli tidak dipergunakan tanda kutip, sedangkan kutipan dalam kutipan itu  
        mempergunakan tanda kutip ganda.
c    . Kutipan tak lansung, caranya adalah:
        - kutipan diintegrasikan dengan teks
  - jarak antar baris dua spasi; kutipan tidak diapit dengan tanda kutip
   - sesudah kutipan selesai diberi nomor urut penunjukan setengah spasi ke atas, atau dalam   
     kurung ditempatkan nama singkat pengarang, tahun terbit, dan nomor halaman tempat   
    terdapat kutipan itu.
d     . Kutipan pada Catatan kaki
Kutipan pada catatan kaki selalu ditempatkan dalam spasi rapat walaupun kutipan itu singkat saja. Demikian juga kutipan itu selalu dimasukkan dalam tanda kutip dan dikutip tepat seperti teks aslinya.
e. Kutipan atas ucapan lisan
Kutipan atas ucapan lisan biasanya ditemukan dalam ceramah-ceramah, kuliah-kuliah, atau wawancara-wawancara. Sebenarnya kutipan atas sumber semacam ini sulit dipercaya, kecuali mungkin ucapan yang disampaikan oleh seorang tokoh yang penting dalam suatu kesempatan yang luar biasa serta dapat diuji oleh masyarakat luas. Sumber ucapan-ucapan lisan itu dapat dimasukkan langsung dalam teks atau dapat pula dimasukkan dalam catatan kaki seandainya akan mengganggu jalannya teks itu sendiri.

3. Jenis-Jenis Kutipan

Menurut jenisnya kutiapan dibagi atas 2 bagian, yaitu :
a. Kutipan langsung
 Kutipan langsung adalah pinjaman pendapat dari seorang pengarang atau tokoh terkenal dengan mengambil secara lengkap kata demi kata ataupun kalimat demi kalimat dari sebuah teks asli.
      b.  Kutipan tak langsung ( kutipan isi )
  Kutipan tak langsung ( kutipan isi ) adalah pinjaman pendapat dari seorang pengarang atau tokoh terkenal yang berupa inti sari atau ikhtisar dari pendapat tersebut.
Dalam mengambil kutipan, hendaknya kutipan jangan terlalu panjang karena dapat membuat pembaca lupa bahwa tulisan tersebut merupakan sebuah kutipan. Bila penulis menganggap perlu mengambil kutipan yang panjang, maka lebih baik memasukkannya dalam bagian Apendiks atau Lampiran.

4. Contoh Kutipan

a. Kutipan Langsung

Berkenaan dengan kegiatan pembalakan liar (illegal logging), seorang tokoh masyarakat mengatakan bahwa ”kegiatan illegal logging di wilayah ini sudah sangat parah, dan upaya untuk membasminya seperti menegakkan benang basah” (Suparlan, wawancara, 21 Juli 2007)

b. Kutipan Tidak Langsung

Gelombang demokratisasi yang ada di dunia ini bisa dibagi menjadi tiga periode, yakni demokratisasi gelombang pertama yang berlangsung antara 1828-1926, demokratisasi gelombang kedua yang terjadi antara 1943-1962, dan demokratisasi gelombang ketiga yang dimulai dari tahun 1974 sampai tahun1990-an (Huntington 1991). Mengingat sekarang masih banyak rejim-rejim otoriter, apakah akan ada gelombang demokratisasi keempat.

 Sumber :

Minggu, 30 November 2014

Surat Menyurat dan CV (Curriculum Vitae)


 Pengertian Surat

     Surat adalah suatu sarana untuk menyampaikan pernyataan-pernyataan atau informasi secara tertulis dari pihak yang satu kepada pihak yang lain, baik atas nama sendiri, maupun atas nama jabatannya dalam sebuah organisasi, instansi ataupun perusahaan. Informasi-informasi ini dapat beberapa permintaan, laporan, pemikiran, saran-saran dan sebagainya.

Pengertian Surat Menyurat

     Surat menyurat adalah suatu kegiatan untuk mengadakan hubungan secara terus menerus antara pihak yang satu kepada pihak yang lainnya. Dan dilaksanakan dengan saling berkiriman surat. Kegiatan surat menyurat ini disebut juga dengan istilah lainnya yaitu korespondensi. Jika hanya sepihak saja yang mengirimkan surat secara terus menerus tanpa ada balasan atau tanggapan dari pihak lainnya hal ini tidak dapat dinamakan kegiatan surat menyurat. Setiap kerja perorangan apalagi organisasi selalu membutuhkan kerja sama dengan pihak lain untuk mencapai tujuannya. 

Mengenal Bahasa Surat

Pada hakekatnya surat itu adalah suatu karangan yang berupa perumusan dalam bentuk tertulis tentang pernyataan, pemikiran, permintaan, atau hal-hal yang ingin disampaikan kepada pihak penerima surat. Karena surat sebagai karangan, maka suratpun harus memenuhi berbagai ketentuan mengenai penyusunan karangan ataupun komposisi seperti tema, tata bahasa, kalimat, alinea, gaya bahasa dan penggunaan tanda baca. Sebagai karangan surat dapat disusun secara : 
  1. Deduktif yaitu dimana penulis terlebih dulu melaporkan pokok permasalahannya, kemudian baru dikemukakan penjelasannya atau alasan-alasannya.
  2. Induktif adalah penyusunan kalimat-kalimat dimana terlebih dulu dikemukakan alasan-alasannya, baru kemudian melaporkan pokok-pokok masalahnya.  
Jenis-jenis Surat
     1.      Berdasarkan Sifat Surat
Berdasarkan sifatnya surat dapat digolongkan menjadi lima jenis yaitu :
a.        Surat Pribadi
Surat pribadi adalah surat-surat yang bersifat kekeluargaan, surat-surat yang berisi masalah keluarga, baik tentang kesehatan, keuangan keluarga dan sebagainya.

b.
      Surat Dinas Pribadi
Surat dinas pribadi disebut juga surat setengah resmi adalah surat-surat yang dikirimkan dari seseorang atau pribadi kepada instansi-instansi, perusahaan-perusahaan, ataupun jawatan-jawatan.

c.
       Surat Dinas Swasta
Surat dinas swasta disebut juga surat resmi adalah surat-surat yang dibuat oleh instansi-instansi swasta, yang dikirimkan untuk para karyawannya ataupun untuk para relasinya atau langganannya atau instansi –instansi lain yang terkait.

d.
      Surat Niaga
Surat niaga adalah surat yang berisi, soal-soal perdagangan yang dibuat oleh perusahaan yang dikirimkan kepada para langganannya.

e.
       Surat Dinas Pemerintah
Surat dinas pemerintah adalah surat-surat yang berisi yang masalah-masalah administrasi pemerintah yang dibuat oleh instansi pemerintah.

2.      Berdasarkan Wujud Surat
Penggolongan surat berdasarkan wujudnya dapat dibagi kedalam tujuh jenis, yaitu :

a.     Surat Yang menggunakan Kartu Pos
Kartu pos adalah blanko yang dikeluarkan oleh Perum Postel atau instansi lain yang telah diberi izin Perum Postel untuk mencetaknya asal sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan Perum Postel.

b.
      Warkat Pos
Warkat pos adalah sehelai kertas yang telah dicetak dengan memakai lambaga dan petunjuk penulisan berita, yang dikeluarkan oleh perum postel atau instansi lain yang telah diberi izin.

c.
       Surat Bersampul
Surat bersampul adalah surat-surat yang isinya atau beritanya ditulis pada kertas lain, kemudian kertas surat tersebut dimasukkan kedalam sampul atau amplop.

d.
      Surat Terbuka dan Surat Tertutup
Surat terbuka adalah surat-surat yang isinya dapat dibaca oleh umum misalnya, surat dari pembaca kepada pembaca atau surat yang dikirimkan oleh pembaca untuk pemerintah, instansi lain, melalui redaksi surat kabar, majalah, tabloid, dan sebagainya.

e.
       Memorandum dan Nota
Memorandum adalah salah satu alat komunikasi berupa surat-surat dilingkungan dinas yang penyampaiannya tidak resmi dan digunakan secara intern (didalam lingkungan sendiri baik perusahaan ,instansi lainnya). Nota adalah merupakan alat komunikasi kedinasan antara pejabat dari suatu unit organisasi yang digunakan secara intern dalam lingkungan sendiri, tetapi bersifat resmi.

f.
       Telegram
Telegram adalah suatu alat komunikasi dengan cara menyampaikan berita-berita melalui radio atau pesawat telegram mengenai sesuatu hal yang perlu segera mendapat penyelesaian dengan cepat. Isi telegram berupa tulisan-tulisan singkat yang dikirimkan dari jarak jauh.

g.
      Surat Biasa
Surat biasa adalah surat-surat yang isinya tidak mengandung rahasia walaupun terbaca oleh orang lain, seperti surat undangan pernikahan atau khitanan, surat pertemuan para siswa untuk rekreasi dan sebagainya.

3.
      Berdasarkan Keamanan Isinya
Berdasarkan keamanan isinya, surat dapat digolongkan menjadi tiga jenis yaitu :

       a.      Surat Sangat Rahasia   
   adalah surat-surat yang digunakan untuk surat-surat yang berhubungan dengan keamanan Negara atau surat-surat yang berupa Dokumen Negara, sehingga bila surat ini jatuh ketangan yang tidak berhak maka akan membahayakan masyarakat atau Bangsa dan Negara.

b.
      Surat Rahasia
Adalah surat-surat yang isinya harus dirahasiakan, tidak boleh dibaca oleh orang lain, karena bila jatuh ketangan orang yang tidak berhak, akan merugikan perusahaan atau instansi tersebut.

c.
       Surat konfidensial
Adalah surat-surat yang termasuk surat rahasia juga, karena isinya tidak boleh diketahui orang lain cukup hanya diketahui oleh pejabat yang bersangkutan, karena kalau jatuh kepada orang yang tidak berhak akan mencemarkan nama baik orang tersebut. Contohnya surat laporan tentang karyawan yang korupsi.

4.
      Berdasarkan Proses Penyelesaiannya
   Surat berdasarkan proses penyelesaiannya dapat digolongkan menjadi tiga jenis, yaitu:

      a.      Surat Sangat Segera atau Surat Kilat
    Surat yang harus dikirimkan dengan sangat segera atau kilat adalah surat yang harus ditangani secepat mungkin pada kesempatan yang pertama karena surat ini harus segera dikirimkan secepatnya karena penerima harus cepat menanggapi dan menyelesaikannya.

b.
      Surat Segera
Adalah surat yang secepatnya diselesaikan tetapi tidak perlu pada kesempatan yang pertama dan segera dikirimkan supaya mendapat tanggapan dan penyelesainya dari pihak penerima.

c.
       Surat Biasa
Adalah surat-surat yang tidak perlu tergesa-gesa untuk penyelesaian karena tidak perlu mendapat tanggapan yang secepatnya dari penerima.

5.
      Berdasarkan Dinas Pos
Surat berdasarkan pos dapat digolongkan menjadi :
     a.       Surat Biasa
Adalah surat yang menurut penggolongan dinas pos, surat yang dibuat oleh seseorang yang isinya atau sifatnya biasa atau tidak begitu penting, karena pada umumnya surat ini tidak perlu mendapat tanggapan yang secepatnya dari penerima, dengan demikian surat-surat ini penyampaiannya kepada tujuan atau penerima waktunya tidak dipastikan, tetapi biaya yang dikenakan dinas pos, prangkonya cukup murah.

b.
      Surat Kilat
Adalah surat-surat yang secepatnya ditangani supaya mendapat tanggapan dan penyelesaian yang secepatnya pula dari penerima. Oleh karena itu surat kilat cara penyampaiannya, ongkos pengirimannya atau prangkonya lebih mahal dari surat biasa.

c   c.    Surat Kilat Khusus
h   adalah surat-surat yang dibuat seseorang yang isinya sangat penting dan harus segera ditangani supaya mendapat tanggapan dan penyelesaian yang secepatnya dari penerima
v   
    d.     Surat tercatat
Adalah surat yang dibuat oleh seseorang yang isinya sangat penting, sehingga harus segera ditangani dan diselesaikan secepatnya supaya surat tersebut mendapat tanggapan dan penyelesaian secepatnya pula dari pihak penerima, surat inipun hampir sama dengan kilat khusus, cara penyampaiannya oleh dinas pos sangat diutamakan ongkosnya atau prangkonya mahal.

Syarat Surat yang Baik

Bahasa surat yang baik harus memenuhi ketentuan berikut.
1. Bahasa yang digunakan benar/baku sesuai dengan kaidah, baik tentang ejaan, pemilihan kata, bentuk kata, maupun kalimatnya. Bahasa surat harus logis, wajar, hemat, cermat, sopan, dan menarik.
2. Isi surat dinyatakan secara ringkas, jelas, dan eksplisit. penulisan yang benar.
3. Disusun dengan teknik penyusunan surat yang benar.
4. Bahasa baku, bahasa yang diakui benar menurut kaidah yang sudah dilazimkan. Penggunaan bahasa baku dapat membawa wibawa seseorang dan dipandang sebagai lambang status sosial yang tinggi.
5. Bahasa efektif, bahasa yang secara tepat dapat mencapai sasarannya. Ciribahasa efektif adalah sederhana/wajar, ringkas, jelas, sopan, dan menarik.

- Contoh surat dinas

                                 SMA NEGERI 2 LAMONGAN
                                      Jl. Veteran Raya no.37
                                     No. Telp. 0322-311786
 ==================================================
Nomor : 016/SMA Lmg/XII/2012 Lamongan, 27 April 2012
Lampiran : 1 Lembar
Perihal : Pemberitahuan

Kepada
Yth, Bapak/Ibu/Orang Tua/Wali Murid
Di Lamongan

Dengan Hormat,

Agar terwujudnya keinginan anak-anak kami semua yaitu lulus dengan nilai yang sempurna, kami telah membuat suatu langkah agar anak-anak Ibu dan Bapak semua dapat lulus dengan hasil yang maksimal.
Harapan kami Bapak dan Ibu berkenan memberikan motivasi demi kesuksesan program belajar kami yaitu sukses mencapai UN. Acara ini akan kami selenggarakan pada:

Hari, tanggal : Jumat, 24 Mei 2013
Waktu : 08.00-12.00 WIB
Tempat : Aula  Pertemuan Lt.2 SMAN 2 Lamongan
Motivator : Bpk. Tukul Arwana

Tujuan dari acara ini adalah agar Bapak dan Ibu dapat memberikan motivasi dan dukungan semangat belajar kepada siswa. Dengan dukungan dari Bapak dan Ibu sekalian, kami berharap anak murid dapat lebih efisien mempergunakan waktu yang singkat ini untuk rajin belajar.
Sekian pemberitahuan dari kami. Atas perhatianyya kami ucapkan terima kasih.

Kepala Sekolah SMA Negri 2 Lamongan


Bpk. Dahlan Iskak




Curriculum Vitae (CV)

Pengertian Curriculum Vitae (CV)

Curriculum vitae (CV; juga ditulis curriculum vitæ) atau daftar riwayat hidup adalah dokumen yang memberikan gambaran mengenai pengalaman sesorang dan kualifikasi lainnya. Di beberapa negara, suatu CV biasanya merupakan hal utama yang dijumpai seorang majikan potensial tentang pencari kerja dan sering digunakan untuk menyaring aplikan (orang-orang yang melamar kerja secara daring) ketika mencari pekerjaan, biasanya dilanjutkan denganwawancara.
Etimologi dan ejaan
Curriculum vitae adalah sebuah ekspresi Latin yang dapat menjadi longgar diterjemahkan sebagai perjalanan dalam hidup saya. Pada penggunaan sekarang, curriculum kurang ditandai sebagai sebuah kata serapan asing.
Bentuk jamak dari curriculum vitæ, dalam Bahasa Latin, terbentuk mengikuti aturan Latin dari tata bahasa sebagai curricula vitæ (yang berarti “perjalanan hidup”) atau curricula vitarum (berarti “perjalanan hidup”)— bukan curriculum vita (yang menurut tata bahasa tidak sesuai). The form vitæ adalah bentuktunggal genitif dari vita dan diterjemahkan sebagai “hidup”. Meskipun demikian, dalam Bahasa Inggris, bentuk jamak dari ekspresi penuh curriculum vitae adalah jarang digunakan; bentuk jamak dari curriculum itu sendiri biasanya ditulis sebagai “curriculums”, agak daripada tradisional curriculum.

 Manfaat 

Curriculum Vitae (CV)


 Manfaat curiculum vitae adalah menjelaskan keterangan diri, informasi diri, data diri dan sebagainya. Dengan CV, setiap orang yang membaca dan memeriksa CV seseorang akan dapat mengetahui dan menelaah setiap orang dari informasi diri yang telah diberikan, serta dapat memberikan gambaran seseorang melalui kegiatan – kegiatan atau dari spesifikasinya dalam pendidikan dan berorganisasi. Dengan kata lain manfaat CV menjelaskan kriteria diri dalam bentuk teks.

Contoh Curriculum Vitae (CV)

CV (Curriculum Vitae)

Nama                          : Isna Isniyati
Jenis kelamin             : Perempuan
Tempat & Tgl Lahir    : Jakarta, 27 Mei 1994
Kewarganegaraa       : Indonesia
Status perkawinan     : Belum Menikah
Agama                        :  Islam
Alamat                         : Jl. Sosial 3 RT/RW : 006/022
HP                                : 087845345678
E-mail                          : Isnania94@gmail.com

   A.    Pendidikan
         Formal
·         2000-2006 SD Negeri Mekar Jaya 15 Depok
·         2006-2009 SMP Negeri  4 Depok
·         2009-2012 SMK Yapemri Depok 
          ·         2012-2016 Universitas Gunadarma 
Non Formal
·         2014 Kursus Mini Banking

   B.     Kemampuan
1. Kemampuan Komputer (MS Word, MS Excel, MS Power Point, MS Access, MS           
    Outlook).
2. Kemampuan Internet.


   D.    Uraian singkat pekerjaan  
Melakukan surat-menyurat bisnis dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris (via internet maupun non internet).
Menerbitkan dan menerima faktur dari pemasok.

       Hormat saya,



        Isna Isniyati